Cabup Banyuasin Mangkir dari Panggilan Jaksa

LUBUKLINGGAU, Sumsel, jurnalsumatra.com – Calon Bupati Banyuasin Agus Yudiantoro mangkir dari panggilan  Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Kamis (2/11/2017).

Pemanggilan ini tidak ada kaitanya sebagai calon bupati maupun sebagai pejabat esselon II provinsi. Melainkan berkaitan dengan Agus ketika menjabat sebagai PLT Bupati Muratara. mantan Penjabat Bupati Muratara ini diperiksa atas perkara Pembangunan gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) tahun 2016 di Muratara. ” Karena mangkir dari pangilan Jaksa, mantan Pj Bupati minta pemanggilan dijadwal ulang,”

Selain Agus Yudiantoro Kejaksaan juga memanggil Ketua DPRD Muratara, yakni Efriansyah, ketika itu selaku Badan Anggaran (BANGGAR), jelas sumber yang layak dipercaya.

Sementara itu saat dikonfirmasi Ketua DPRD Muratara, Efriansyah, menerangkan kedatangannya ke kantor Kejari Lubuklinggau hanya koordinasi terkait AKN. “Saya hanya sharing dengan ibu Kajari terkait AKN,” ujarnya.

Dilain tempat Sekda Muratara H Abdullah Matjik, sebelumya mengeluarkan peryataan dimedia massa, sesuai temuan BPK RI, gedung AKN masih dalam proses penyelesaian hukum dengan pihak Kontraktor.

Sebelumnya, melalui Proposal tahun 2015, Dinas Pendidikan Muratara telah mengajukan pembangunan gedung AKN  ditahun 2016 ke Dirjen Kelembagaan, Iptek dan Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Jakarta, yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Karena, tidak memenuhi persayaratan akhirnya Proposal yang diajukan itu ditolak pihak Pusat, sehingga pembangunan gedung AKN dilaksanakan memakai dana APBD Muratara tahun 2016, dengan nilai kontrak sekitar Rp 8,3 Milyar.

Sampai berita diterbitkan hingga saat ini, Agus Yudiantoro, mantan Pj Bupati Muratara, belum berhasil dihubungi untuk dikonfirmasi. (PGT)(ryan/linggauupdate)

Leave a Reply