Damkar Bojonegoro Cegah Kebakaran Rumah-Toko Meluas

Jurnal Sumatra - 03/01/2019 9:37 AM
Damkar Bojonegoro Cegah Kebakaran Rumah-Toko Meluas
 - ()
Editor

Bojonegoro, jurnalsumatra.com – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur berhasil mencegah kebakaran rumah warga setempat yang sekaligus untuk toko makin meluas akibat tumpahan bahan bakar minyak, Rabu.
“Kebakaran berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga bangunan toko dan rumah berhasil diselamatkan,” kata Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro Bowo Sasmito di Bojonegoro, Rabu.
Perkiraan kerugian pemilik rumah, Rohmad (38), yang warga Desa Samberan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro akibat kejadian itu sekitar Rp20 juta. Kebakaran itu mengakibatkan kerusakan berbagai barang di dalam tokonya, seperti sembako dan sepeda motor.
Untuk mengatasi kebakaran itu, pihaknya menurunkan empat petugas dari Posko Damkar Kecamatan Baureno dengan dukungan dua mobil pemadam kebakaran.
Berdasarkan keterangan, rumah-toko itu nyaris terbakar besar karena BBM jenis pertalite yang dituangkan dari jerigen ke botol dengan menggunakan selang oleh pemiliknya tumpah hingga sempat merembet ke perapian.

Sambil menunggu botol penuh, Rohmad keluar toko hendak ke sawah. Ia rupanya lupa dengan pekerjaannya semula menuangkan pertalite dari jerigen ke botol.
“BBM yang dituangkan dengan selang ke dalam botol itu meluber merambat ke perapian hingga mengakibatkan sembako dan sepeda motor di dalam toko terbakar,” ucapnya.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Bidang Pemadaman Dinas Damkar Kabupaten Bojonegoro Sukirno menjelaskan memasuki musim hujan kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berkurang, akan tetapi kebakaran pemukiman tetap rawan terjadi.
Untuk kebakaran pemukiman, lanjut dia,  sebagian besar akibat hubungan arus pendek listrik, perapian, kompor gas, dan faktor yang lainnya.
“Kebanyakan kabel listrik PLN di pemukiman warga di wilayah pedesaan tidak standar sehingga memicu terjadinya hubungan arus pendek listrik,” ujarnya.
Data Dinas Damkar, selama 2018 terjadi 164 kebakaran pemukiman dan bangunan lainnya, serta karhutla dengan kerugian mencapai Rp6,537 miliar.
Kerugian akibat kebakaran pada 2018 itu meningkat dibandingkan dengan peristiwa serupa pada 2017 yang berjumlah 102 kebakaran dengan kerugian Rp3,803 miliar.
“Meningkatnya kejadian kebakaran pada 2018 dipengaruhi musim kemarau kering,” ujarnya.(anjas)

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk ber-komentar.

Untitled Document
HUBUNGI KAMI
  • E-Mail: jurnalsumatra@yahoo.co.id

SERTIFIKASI DEWAN PERS

Dilarang mengutip isi berita dan karya jurnalistik dari portal jurnalsumatra.com tanpa izin resmi dari management dan redaksi.


PENGUNJUNG

  • 3
  • 1,130
  • 257
  • 4,741,772
  • 1,942,228
  • 1
  • 17

RUANG IKLAN

 

 

Arsip