FISIP-IKA FISIP Unila Siap Gelar Seminar Pilgub

    Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) bersama Ikatan Alumni (IKA) FISIP Unila siap menggelar seminar sehari bertema “Menyambut Pemilihan Gubernur Lampung Tahun 2018: Antara Gagasan dan Harapan.
Hal itu dilakukan menjelang Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Lampung pada 27 Juni 2018, kata Ketua Panitia kegiatan tersebut Ali Sidik, di Bandarlampung, Jumat.
Seminar tersebut rencananya akan menghadirkan empat bakal calon gubernur dan wakil gubernur Lampung sebagai narasumber.
Kegiatan ilmiah direncanakan dilaksanakan pada Kamis (8/2) mendatang, bertempat di Aula D.3.1 FISIP Unila ini, kata Ali Sidik yang juga Direktur Lembaga Pengkajian Pemilu dan Pilkada IKA FISIP Unila.
Hal itu merupakan bentuk urun rembuk dalam menggali berbagai gagasan yang dapat disemai bersama antarpasangan cagub dan wagub dengan masyarakat Lampung. Acara ini direncanakan dibuka resmi oleh Dekan FISIP Unila Dr Syarief Makhya.
Ketua Umum IKA FISIP Unila Dr Frans Agung MP Natamenggala menjelaskan kegiatan ilmiah tersebut bukan untuk menggurui bakal calon gubernur dan wakil gubernur Lampung. Tapi, untuk membangun kebersamaan antarpasangan calon, sivitas akademika FISIP Unila bersama IKA FISIP Unila dan masyarakat Lampung.
“Melalui seminar sehari ini diharapkan dapat menghasilkan ramuan visi dan misi terbaik yang akan dibawa siapa pun pasangan calon yang terpilih pada 27 Juni 2018 mendatang,” ujar Frans Agung MP Natamenggala.
Menurut alumnus FISIP Unila 94 ini, pada 8-10 Januari 2018 tercatat empat pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Lampung yang maju melalui jalur partai politik, yakni Arinal Djunaidi-Chusnuniah Chalim, Herman HN-Sutono, Mustafa-Ahmad Jajuli, dan M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri (petahana).

     Merujuk pada jadwal tahapan pendaftaran pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Provinsi Lampung tahun 2018 sesuai Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017; Nomor 3 Tahun 2017, dan Nomor 15 Tahun 2017 bahwa Penetapan Pasangan Cagub dan Cawagub oleh KPU dilaksanakan pada 12 Februari 2018.
Frans Agung menyatakan bahwa pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) serentak gelombang III yang digelar pada 27 Juni 2018 mendatang bukan hanya momentum sirkulasi kekuasaan semata. “Pemilihan Gubernur Lampung menjadi ajang bagi masyarakat untuk mempertimbangkan dan menentukan arah kepemimpinan pemerintahan daerah. Kepemimpinan periode 2019-2024 mendatang hendaknya mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi Provinsi Lampung,” kata anggota DPR RI Dapil Lampung ini pula.
Seminar yang merupakan agenda perdana Lembaga Pengkajian Pemilu dan Pilkada IKA FISIP Unila, kata Frans Agung, juga akan menghadirkan empat panelis/akademisi Unila dan para tokoh masyarakat Lampung.
“Seiring berjalan tahapan dan proses Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung tentu banyak harapan yang disandarkan oleh berbagai kelompok masyarakat. Harapan tersebut yakni perbaikan bidang ekonomi, perluasan lapangan pekerjaan, peningkatan keamanan, perbaikan dan peningkatan infrastruktur, kemudahan akses pendidikan dan kesehatan, harga sembako terjangkau, perumahan terjangkau dan berbagai isu publik lainnya,” kata Frans Agung yang juga politisi dari Partai Hanura ini.
Frans Agung mengemukakan tujuan seminar sehari yang digagas FISIP dan IKA FISIP Unila itu, yakni memberikan informasi tentang berbagai gagasan terbaik pasangan calon, sebagai wahana tukar pikiran antarpasangan calon bersama panelis dan peserta kegiatan. Melalui seminar ini diharapkan memberikan input tambahan bagi penguatan rumusan visi-misi pasangan calon.
“Secara khusus memberikan pengetahuan dan pembelajaran bagi mahasiswa tentang bagaimana pengalaman masing-masing pasangan calon dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin masyarakat baik dalam perspektif sosiologis, politik pemerintahan, komunikasi politik, dan public policy,” ujar Frans Agung Ketua Umum PP IKA FISIP Unila 2018-2022.(anjas)

Leave a Reply