KONI Barito Utara Minta Seleksi Pra-PON Landasannya Atlet Berprestasi

Muara Teweh, jurnalsumatra.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Barito Utara, meminta seleksi prakualifiksi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019 tingkat Kalimantan Tengah harus sesuai atlet berprestasi hasil Pekan Olahraga Provinsi 2018 di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara.

  ‘Kami minta atlet yang masuk dalam seleksi Pra PON harus orang yang benar-benar meraih juara pada Porprov Kalteng tahun lalu,” kata Sekretaris Umum KONI Barito Utara Munawar Khalil di Muara Teweh, Sabtu.

  Menurut Khalil, selama ini ada kesan ketimpangan dan diskriminasi dalam rekrutmen atlet oleh pengurus provinsi masing-masing cabang olahraga yakni berdasarkan kedekatan atau deal-deal tertentu dengan kabupaten pengirim.

  Atlet yang dikirim sehingga tidak menutup kemungkinan adalah atlet lapis kedua dan ketiga dari provinsi atau kabupaten tertentu.

  “Jadi kami mengusulkan atlet yang masuk  tim Pra PON Kalteng harus sesuai prestasi minimal pada porprov tahun lalu,” kata Khalil.

  Khalil mengatakan misalnya Kabupaten Barito Utara memiliki beberapa atlet yang memang berprestasi ketika porprov 2018, menjuarai beberapa event baik nasional dan internasional.

  Secara komprehensif sejumlah kejuaraan tersebut, apalagi porprov adalah barometer seleksi yang harus dijadikan acuan untuk mengirim atlet-atlet berprestasi di ajang yang lebih tinggi.

  “Kabupaten telah membina dengan baik atlet tersebut, tentu harapan akhirnya mereka akan berlaga pada jenjang lebih tinggi.Sehingga atlet kami yang berprestasi misalnya juara pada porprov diharapkan masuk juga dalam tim pra PON Kalteng,” ujarnya.

  Pada porprov Kalteng 2018 lalu cabang olahraga sepak bola kontingen Barito Utara meraih medai emas sehingga seleksi Pra PON untuk cabor sepak bola dipusatkan di Muara Teweh.

  Satuan pelaksana pra kualifikasi PON kontingen Kalteng 2019 telah menjadwalkan verifikasi data atlet dan pelatih untuk Kalteng pada 27-30 Maret 2019 di Palangka Raya.(anjas)