Polisi Ringkus Pengedar Sabu Di Aceh Barat

Jurnal Sumatra - 28/12/2017 4:12 PM
Polisi Ringkus Pengedar Sabu Di Aceh Barat
 - ()
Editor

     Meulaboh, Aceh, jurnalsumatra.com – Satuan Narkoba Polres Aceh Barat, Polda Aceh menangkap seorang kurir narkoba dengan barang bukti 22,56 gram sabu-sabu yang siap diedarkan untuk perayaan malam pergantian Tahun Baru 2018.
Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa melalui Kasat Narkoba, Iptu Bukhari, SH di Meulaboh, Kamis mengatakan, penangkapan tersangka berinisial F (26) merupakan kasus penyalahgunaan narkoba paling besar terungkap sepanjang 2017.
“Selama 2017, kepemilikan sabu-sabu 22,56 gram ini adalah yang terbesar kita ungkap. Narkotika ini terdiri dari dua paket besar dan sembila paket kecil yang akan diedarkan kepada masyarakat. Tersangka warga desa di pedalaman Aceh Barat,” sebutnya.
Dalam gelar perkara di Mapolres Aceh Barat dijelaskan, penangkapan dan penggerebekan rumah di tempati tersangka dilakukan bersama perangkat Desa Alu Kuyun, Kecamatan Woyla Timur, Aceh Barat, pada Selasa (26/12) pukul 23.30 WIB.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku hanya sebagai kurir, atau perantara yang bertindak sebagai penjual narkotika kepada masyarakat, khususnya di wilayah tempat tinggalnya dengan nilai penjualan barang terlarang itu ditaksir lebih Rp26 juta.

Tersangka F mendapatkan sabu-sabu ini dari bandar narkoba lainnya yang berinisial M, saat ini pria yang kemudian diketahui beridentitas dari luar Aceh Barat itu, menjadi buronan pihak berwajib dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polri.
“Awalnya laporan masyarakat, F ini kita tangkap setelah dua hari melakukan pengintaian, begitu ditangkap rumah terduga kita geledah bersama aparatur desa setempat dan kita menemukan barang bukti narkotika itu di rumah yang di tempati,” sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan, karena kasus penyalahgunaan narkotika tersebut, tersangka F terancam hukuman pidana manimal 20 tahun kurungan penjara dan denda maksimal Rp10 miliar sesuai Pasal 114 dan 112  Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika.
Pada kesempatan tersebut, Iptu Bukhari menyampaikan, pihaknya telah berhasil mengungkap 71 perkara dan 92 tersangka penyalahgunaan narkotika, barang bukti narkotika jenis sabu seberat 80,21 gram dan narkotika jenis ganja 1.312 gram.
Iptu Bukhari menyampaikan, dari keseluruhan perkara selama 2017 tersebut mengalami peningkatan lebih 20 persen berbanding kasus penyalahgunaan narkotika yang diungkap sepanjan 2016 lalu yang hanya ditemukan sebanyak 57 kasus.
“Trend peningkatan kasus yang kita temukan di tahun 2017 ini didominasi kawasan pedalaman, hal ini menunjukkan peredaran narkotika jenis sabu maupun ganja paling banyak sasarannya adalah masyarakat pedalaman Aceh Barat,” katanya menambahkan.(anjas)

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk ber-komentar.

Untitled Document
HUBUNGI KAMI
  • E-Mail: jurnalsumatra@yahoo.co.id

SERTIFIKASI DEWAN PERS

Dilarang mengutip isi berita dan karya jurnalistik dari portal jurnalsumatra.com tanpa izin resmi dari management dan redaksi.


PENGUNJUNG

  • 3
  • 13,295
  • 589
  • 4,806,025
  • 1,948,544
  • 25
  • 17

RUANG IKLAN

 

 

Arsip