Polres Lhokseumawe Tangkap Pelaku Penyalahgunaaan Distribusi Gas

    Lhokseumawe, Aceh, jurnalsumatra.com – Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menangkap dua orang yang diduga menyalahgunakan distribusi gas bersubsidi 3 Kg di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu kepada wartawan di Lhokseumawe, Jumat mengatakan,  kedua warga yang telah menjadi tersangka itu yakni MSU (60) warga Paya Bakong, Aceh Utara dan IA (51) warga Desa Keude Karieng, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara.

“Bersama tersangka turut diamankan 54 tabung gas 3 Kg subsidi dan satu unit Mobil Grand Max, terkait tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan atau niaga BBM dan gas subsidi pemerintah di Desa Keude Karieng Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, pada Selasa (19/12), sekitar pukul 23.00 WIB,” ujar dia.

Lanjutnya, awal dilakukannya penangkapan terhadap tersangka tersebut adalah berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa sering terjadinya kelangkaan gas subsidi di sekitar Desa Keude Karieng.

“Berdasarkan laporan tersebut, kita langsung ke lokasi dan menangkap kedua tersangka serta mengamankan 54 tabung elpiji 3 Kg, yang diangkut dengan menggunakan mobil Daihatsu Grand Max Pick-up warna hitam. Selain itu juga diamankan 1 lembar faktur elpiji 3 Kg milik pangkalan,” ungkap AKP Budi Nasuha.

Sebutnya, modus operandi yang dilakukan adalah dengan menjual gas  3 Kg keluar wilayah operasionalnya. Kuota atau jatah wilayah Desa Keude Karieng, Kecamatan Meurah Mulia itu dijual dan diangkut ke wilayah Kecamatan Paya Bakong.

Akibat perbuatan keduanya, tersangka dipersalahkan dengan ketentuan Pasal 55 UU RI No.22/2001 tentang Migas terkait dengan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan atau niaga BBM dan Gas subsidi pemerintah.

“Kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Lhokseuseumawe untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

Budi Nasuha menambahkan, untuk menghindari kelangkaan gas 3 kg bersubsidi pihak kepolisian mengimbau agar pangkalan gas tidak melakukan penimbunan dan mendistribusikan gas subsidi sesuai ketentuan.

Kepolisian akan menindak tegas setiap penyalur agen atau pangkalan yang tidak mendistribusikan tepat sasaran dan melakukan kegiatan di luar ketentuan, imbau AKP Budi Nasuha.(anjas)

Leave a Reply