Ribuan Pelajar Di Lhokseumawe Deklarasi Anti Hoaks

Lhokseumawe, jurnalsumatra.com – Ribuan pelajar dari berbagai tingkatan sekolah di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengikuti deklarasi anti hoak dan bahaya narkoba, yang berlangsung di Lapangan Hira’ Lhokseumawe, Jumat.
Selain mengikrarkan deklarasi anti hoaks dan bahaya narkoba, juga disampaikan tentang sosialisasi tentang bahaya hoaks dan narkoba oleh Wakapolres Lhokseumawe Kompol Mughi Prasetyo.
Dalam paparannya, Wakapolres mengatakan berita hoaks adalah berita yang diputarbalikkan faktanya dan tidak sesuai dengan realitas sebenarnya. Kondisi tersebut banyak terjadi melalui berbagai macam saluran media sosial.
Ia mengatakan pelaku penyebar hoaks dapat diancam dengan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Sementara mengenai bahaya narkoba, Wakapolres mengingatkan kepada pelajar untuk tidak mencoba mengunakannya karena akan berpengaruh terhadap kualitas hidup yang buruk.

“Oleh karena itu, kami mengajak para siswa untuk menjauhi narkoba dan jangan mencoba narkoba,” kata Wakapolres.
Sedangkan deklarasi anti hoaks dibacakan oleh Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan, yang ribuan diikuti pelajar.
Isi deklarasi, yakni “Kami pelajar di Kota Lhokseumawe berkomitmen, Tidak Menyebarkan Hoaks dan Menggunakan Narkoba. Stop Hoaks dan Narkoba. Prestasi Yes”.
Sementara itu, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Narsuddin menambahkan, kegiatan dekkarasi dan sosialisasi anti hoaks dan narkoba tersebut merupakan komitmen pelajar di Kota Lhokseumawe dalam menjauhi hoaks dan narkoba.
Kegiatan sosialisasi tentang bahaya hoaks dan narkoba, tidak hanya dilakukan sebatas deklarasi di lapangan semata, tapi juga disampaikan saat di dalam kelas, saat memulai kegiatan belajar.
“Tentang bahaya hoaks dan narkoba juga kita ingatkan kepada pelajar saat akan memulai pelajaran, karena saat ini hampir semua pelajar sudah menggunakan handphone android,” ujar Nasruddin.(anjas)

Leave a Reply