Sekda Muba Tegur Keras Pekerja Tak Pakai Masker

Jurnal Sumatra - 26/09/2020 1:22 PM
Sekda Muba Tegur Keras Pekerja Tak Pakai Masker
 - ()
Editor

Muba,  jurnalsumatra.com – Meningkatnya kasus penularan COVID-19 di Musi Banyuasin sejak dua hari belakangan, membuat Gugus Tugas dan Pemkab Muba lebih gencar lagi untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 dengan sosialisasi dan edukasi untuk mengingatkan warga agar selalu menjaga kebersihan dan menggunakan masker.

Dari pantauan, meski di hari libur Sabtu (27/9/2020) pagi, Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi bersama komunitas sepeda di Sekayu dengan menaiki sepeda mengelilingi kota Sekayu mengingatkan warga untuk selalu memakai masker saat berada di luar ruangan. 


Tidak hanya itu, Apriyadi juga menyambangi dan menegur keras pekerja gas alam di Jalan Merdeka Sekayu yang terlihat sedang berkerumun dan tidak menggunakan masker.

“Kalau kalian tidak bisa diingatkan, saya akan perintahkan kontraktor untuk memulangkan kalian ke daerah masing-masing. Tolong lindungi diri demi kesehatan diri sendiri dan orang lain,” tegas Apriyadi.

Dijelaskannya, bahwa Peraturan Bupati Muba sudah sangat tegas mengingatkan warga agar memakai masker. “Kalau masih juga tidak patuh, sanksi tegas menanti. Tolong untuk mematuhi aturan ini demi kebaikan kita bersama,”Pintanya.

Selanjutnya, Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya itu juga tampak memberikan masker kepada para pekerja sembari mengingatkan agar tetap selalu menggunakan masker demi terhindar dari penularan COVID-19.

Sementara itu, Plt Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Muba, yang juga selaku Kabag Hukum Yudi Herzandi SH MH menegaskan jika ada yang melanggar ketentuan yang ada di dalam Perbub No 67 Tahun 2020 akan diberikan Sanksi. Seperti Sanksi administrasi terhadap perorangan berupa teguran lisan, kerja sosial seperti membersihkan fasilitas umum dengan menggunakan rompi atau denda sebesar Rp. 20.000,- perorang.

“Dan Ada pula sanksi administrasi terhadap badan usaha dan penyelenggara usaha, berupa teguran tertulis dan denda mulai dari Rp. 20.000-500.000 hingga akan dilakukan penutupan sementara tempat usaha bagi penyelenggaraan usaha, dan pencabutan sementara izin usaha bagi penyelenggara usaha,” imbuhnya.

“Terapkan Perbup ini baik dan dengan hati yang senang, jangan merasa terpaksa. Bangunlah sikap disiplin ini untuk dapat saling melindungi antara keluarga, teman dan sesama kita guna untuk kesehatan dan kesejahteraan bersama,”Imbaunya. (Rafik elyas)

Komentar telah ditutup.

Untitled Document
HUBUNGI KAMI
  • E-Mail: jurnalsumatra@yahoo.co.id

SERTIFIKASI DEWAN PERS

Dilarang mengutip isi berita dan karya jurnalistik dari portal jurnalsumatra.com tanpa izin resmi dari management dan redaksi.

PENGUNJUNG

  • 9
  • 18,839
  • 9,062
  • 4,629,930
  • 1,917,799
  • 0
  • 17

RUANG IKLAN

 

 

Arsip