Warga Rimba Ukur Minta Dibangunkan Sumber Air Bersih

Muba, jurnalsumatra.com – Memasuki musim kemarau warga desa Rimba Ukur (C5) Kecamatan Sekayu,Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai kesulitan air, karena desa tersebut belum tersedianya sumber air bersih.

Saat dibincangi wartawan Jurnal Sumatra.com, Mukhtar Hakim (40) warga Desa Rimba Ukur mengaku, 

bahwa disaat musim kemarau berkepanjangan warga sempat sempat berebutan mengambil air sumur yang selama ini mereka gunakan, baik menggunakan mesin pompa air maupun drigen.

Selain itu, menurut dia ketika air sumur mulai mengering, warga mau tidak mau mencari sumber air ke dalam hutan dengan jarak tempuh yang cukup jauh.

“Susah pak, karena di desa kami belum tersedia sumber air bersih, bayangkan ketika ada satu sumur yang airnya banyak, warga berebutan mengambil airnya.”Ungkap Mukhtar.

Mukhtar berharap kepada Pemkab Muba agar dapat menydiakan Sumber air bersih/ PDAM di Desanya.

“Harapan saya Pemkab Muba menyediakan sumber air bersih di desa kami. Karena disaat kemarau berkepanjangan sumur-sumurkan pada kering. Sehinga mau tak mau kami warga mencari sumber air bersih kehutan dengan jarak tempuh yang cukup jauh, mana mutu airnya belum tentu terjamin.”Celotenya.

Semetara Ratih Rafika sari (25) warga setempat mengatakan bahwa didesanya sempat ada pembangunan bendungan atau waduk dengan biaya ratusan juta rupiah. Namun pembangunan tersebut menurut dia tidak tepat sasaran karena berada di hilir pemukiman.

“Sebenarnya di desa kami sempat di bangunkan bendungan dengan biaya ratusan juta rupiah. Namun mubazir karena airnya tidak bisa di manfaatkan, akhirnya bendungan terbengkalai dan ambruk.”Jelas Rati. (Rafik elyas)